Sunday, February 26, 2012

Meneladani Ibunda Fathimah Az Zahra


sumber gambar : dari sini


Oleh : Mutiara Indriani Wibowo

Beliau adalah putri bungsu dari Rasulullah, istri dari wali Allah swt Imam Ali, dan ibunda dari Hassan dan Husain. Perilaku beliau patut untuk diteladani dan dicermati oleh para wanita muslim, terutama bagi kita semua yang bersama-sama dalam langkah menuju kesempurnaan yang hakiki.

Penampilan terbaik Fathimah Az Zahra adalah ketika beliau beribadah. Ketika beliau bersujud dan rukuk dalam mimbarnya, cahayanya menerangi penduduk langit sebagaimana cahaya bintang-bintang menerangi penduduk bumi. Sebutan Az-Zahra melekat pada dirinya, karena cahaya yang dipancarkan oleh wajahnya pada Imam Ali di tiga waktu: di pagi hari laksana mentari, siang bagaikan rembulan dan sore hari ibarat bintang.

Setiap muslimah yang ingin mendapatkan cinta sejati dari Allah swt, tips nya adalah dengan mencintai ibunda Fathimah Az Zahra. Munculah pertanyaan-pertanyaan di benak saya. Bagaimana saya dapat mencintai ibunda Fathimah Az Zahra, sedangkan beliau telah tiada? Dapatkah saya mencintai seseorang yang belum pernah saya lihat, sentuh dan pegang sebelumnya?

Sebelumnya, saya ingin berbagi tentang besarnya kecintaan Rasulullah dan Allah swt terhadap ibunda Fathimah Az-Zahra. Dalam hal ini, Nabi Muhammad saw bersabda, “Putriku Fathimah az Zahra adalah wanita termulia di dunia dari wanita terdahulu dan akan datang. Ia adalah belahan jiwaku, cahaya mataku, buah hatiku dan jiwaku yang berada diantara dua pundakku. Ia adalah bidadari dalam benak manusia. Ketika ia berada di mihrabnya untuk beribadah pada Tuhannya, saat itulah Allah Yang Mahatinggi berfirman pada para malaikat-Nya, ‘Wahai para malaikat-Ku, lihat dan perhatikan hamba-Ku, Fathimah, penghulu para hamba-Ku yang sedang menghadap pada-Ku. Anggota tubuhnya bergetar karena takut pada-Ku dan dengan seluruh jiwa dan raganya, ia beribadah pada-Ku. Kalian menjadi saksi bahwa pengikutnya akan aku selamatkan dari api neraka”.

Besarnya cinta Allah swt pada ibunda Fathimah Az-Zahra tidak ayal lagi, merupakan cerminan dari tingginya tingkat spiritualitas yang dimiliki oleh Ibunda Fathimah Az-Zahra. Beliau seorang hamba suci, yang senantiasa ikhlas kepada Allah swt. Selalu berupaya agar setiap perbuatan dan perilakunya berada dalam jalan menuju kesempurnaan, manusia yang memahami dan dalam lindungan keikhlasan, serta terlepas dari beban belengu.

Allamah Majlisi pernah bersabda, “Fathimah adalah penghulu para wanita di alam raya baik yang terdahulu maupun yang akan datang. Ketika ia beribadah di mihrabnya, 70 ribu malaikat menyampaikan salam padanya… dan berkata, ‘Wahai Fathimah, sesungguhnya Allah telah memilikimu, munyucikanmu, dan memuliakanmu dari wanita-wanita di dunia.”

Sehingga, dalam mengimani Allah swt sebaiknya saya tidak terlepas dari upaya mengimani ibunda Fathimah Az-Zahra. Beliau adalah pemberi syafaat bagi para pengikutnya, beliau adalah Muhaddatsah, yang diajak berbicara oleh Malaikat.

Abu Said al Khudri berkata, “Saat itu kami duduk bersama Rasulullah saw., seorang laki-laki dari jauh datang menghampiri Rasulullah saw dan memintanya untuk menjelaskan sebuah ayat yang berbunyi: istakbarat am mana minal alin. ‘Siapa mereka yang lebih mulia dan lebih tinggi ketimbang malaikat?’ Rasulullah saw. Bersabda, ‘Mereka adalah aku, Ali, Fathimah, Hasan dan Husain yang berada di sisi arasy. Kami bertasbih dua ribu tahun sebelum Allah swt menciptakan Adam as. Dan para malaikat bertasbih dengan tasbih kami di saat Allah SWT menciptakan Adam as. Tidaklah mereka diperintahkan untuk bersujud kecuali karena kami… Oleh karena itu, kamilah pintu Allah SWT dan yang masuk melaluinya adalah orang yang mendapat petunjuk dikarenakan kami. Siapa yang mencintai kami, Allah akan mencintainya dan memasukkannya ke surga-Nya.. “

Dengan demikian, sudah pasti dan tidak dapat dipungkiri, bahwa satu-satunya jalan untuk masuk kedalam surga Allah swt adalah dengan mengikuti “petunjuk-petunjuk”-Nya dimuka bumi, salah satu “petunjuk”-Nya bagi kita kaum wanita muslimin yaitu Ibunda Fathimah.

Ketinggian level spiritual Ibunda Fathimah Az-Zahra adalah yang maksimal. Saya sebagai kaum awam tidaklah mungkin mencapai ketinggian level spiritualitas tersebut, dimana jiwanya telah ia pasrahkan pada kecintaan kepada Allah SWT. Ibunda Fathimah adalah pecinta sholat sampai kakinya memar-memar dan napasnya tersengal-sengal ketika sholat karena rasa takutnya. Keimanan seperti inilah yang membuatnya tentram, sebagaimana Allamah Thabathaba’I berkata: “Pada hakikatnya, manusia merasakan ketentraman diri kala menerima hal-hal yang dapat diterima. Hatinya akan tentram dengan hal itu. Dalam ketenangan dan ketentraman, manusia akan dapat berpikir dengan baik, dan dapat mengambil keputusan dengan benar. Ini adalah rahasia mengapa tidak ada kecemasan dalam diri Fathimah Az-Zahra dalam menghadapi gelombang kehidupan”.

Pada akhirnya, saya berkesimpulan bahwa untuk mencintai Ibunda Fathimah Az-Zahra, saya sebaiknya memahami dan belajar mencinta apa-apa yang dicintai oleh beliau. Teman-teman masih ingat kan, ketika kamu jatuh cinta pada seseorang dan berusaha menarik perhatiannya dengan pura-pura mencintai apa yang dicintainya? Iya kan? Bagaimana saya yang sama sekali tidak mengerti pertandingan sepak bola berpura-pura mengerti jalannya permainan, dan sangat heboh ketika tim kesayangan suami berhasil mencetak gol. Namun seiring berjalannya waktu, saya menjadi terbiasa menemani suami menonton pertandingan bola dan menjadi pendengar yang baik, sehingga sekarang saya bisa mengerti dan menikmati permainan bola. Sehingga untuk semakin dicintai oleh Allah SWT, sebaiknya cinta saya semakin menjadi-jadi kepada ibunda Fathimah Az-Zahra. Sehingga untuk meningkatkan level cinta saya kepada ibunda Fathimah Az-Zahra, sebaiknya saya lebih mencintai beribadah, lebih meningkatkan kualitas dan kuantitasnya.

Saya dapat memulai dari hal-hal yang beliau lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, memakai wewangian ketika sholat, memperlama ruku, berdiri dan sujud, menangis, berdialog dengan lembut dan mengadu kepada Allah SWT, menghidupi sepertiga malam terakhir dengan tahajud, memuliakan dan mengutamakan tetangga, sholat di malam pengantin, mengingat-ingat beliau (sebagaimana saya mengingat-ingat pacar yang sekarang sudah jadi suami), serta berupaya mendidik dan membimbing masyarakat ke jalan Allah SWT. Semoga kita bisa semakin mencintai ibunda Fathimah Az Zahra dengan meneladani beliau . (Disarikan dari buku “Salat dan Amalan Fathimah az Zahra” karangan Abbas Azizi).

Tuesday, January 24, 2012

Ringkasan Sharing Online Ibadah Haji di Belgia

Assalamu'alaikum wr.wb.

Alhamdulillah Sharing Online Ibadah Haji di Belgia sudah berlangsung hari Minggu, 15 Januari 2012.

Terimakasih kepada Ibu Mahmudah, Ibu Noerlena dan Ibu Lely, Ibu Ninin dan Ibu Mira yang telah berbagi pengalaman ibadah haji kepada sahabat MULIA (Muslimah Indonesia di Belgia). Semoga Allah memudahkan kita untuk menunaikannya, Amin.

Bagi teman-teman yang berhalangan hadir bisa membaca rangkumannya berikut ini. Semoga bermanfaat.

Biro Perjalanan Haji yang digunakan
Ibu Noerlena Pertiwi dan Mahmudah Siti (Haji 2011) menggunakan :

Milli Gorrus IGMG Belgica

Biaya : 3295€ (full 4 minggu) sudah termasuk visa, tiket pesawat, bus dari hotel ke Masjidil Haram, makan 3 kali sehari dan kesehatan. DP 1000€. (Pembayaran melalui transfer dan menunjukkan bukti transfer


Persyaratan Administratif di Milli Gorrus IGMG Belgica

  • Paspor
  • Foto yang memakai jilbab
  • Surat bukti vaksinasi miningitis


Ibu Lely Hasan (Haji 2010) menggunakan :

Desti International NV, Lic.

Alamat : A5426, Liedtsplein, 14, 1030 Brussel, Telepon: +3222453377

Biaya : 3400€ (full 4 minggu) tidak termasuk makan

Persyaratan Administratif di Desti International NV, Lic :
  • Foto copy residence card valid hingga Mei 2011 (Ibadah haji 2010)
  • Foto copy paspor valid hingga Mei 2011
  • Sertifikat warna kuning (international) vaksinasi meningitis. Imunisasi tersebut bisa dilakukan di:
Inst.Tropische Genesekunde
Stiching van openbaar Nut
Kronenburgstraat 43/3
2000 ANTWERPEN
Tel. : 03/247.64.17

  • Surat keterangan berbadan sehat dr dokter
  • 4 buah passfoto ukuran passport dengan latar belakang putih
  • Jika semua persyaratan di atas sudah ada dapat diberikan kepada mereka untuk diteliti dan mendapatkangreen light.
  • Jika green light telah didapatkan, membayar deposit 1500 euro
  • Jika semua surat persyaratan, visa haji sudah OK. Kemudian membayar DP ( jumlahnya negotiable). Pelunasannya sebelum keberangkatan.

Fasilitas yang tersedia:

  • Transportasi, hotel
  • layanan kesehatan free pemerintah di sana menyiapkan pos posnya
  • Untuk makan : tidak termasuk dalam biaya haji tersebut.

Barang-barang yang perlu dibawa :

  • Pil KB
  • Obat-obatan
  • Pelembab
  • Suncream
  • Fotokopi passport
  • Lakban
  • Water heater
  • Buku catatan dan pena, jadwal sholat
  • Daftar no telp
  • Kacamata hitam bertali
  • Payung kecil
  • Masker
  • Tas kecil special dokumen
  • Extra kantong plastic
  • Baju model kangguru yang ada kantungnya di depan
  • Sabun, pelembab non alcohol
  • Panty liners
  • Pakaian ihram yg dilengkapi sabuk yg dapat menahan baju ihramnya (untuk laki2)
  • Celana dalam model popok (biasanya yg dijual di Indonesia)
  • Makanan seperti supermie tidak perlu bawa dari Belgia, tersedia toko lengkap di sana.


Pakaian yang harus dikenakan

Pakaian ihram (bias dibeli di toko Maroko), pakaian tidak harus berwarna putih.

Tips Saat Pergi Ke Masjid
  • Membawa barang-barang berikut ini
  • Sajadah tipis yang mudah dilipat (dibelakangnya dibeli plastik)
  • Al Quran kecil, buku doa/ buku tuntunan haji
  • Kantong sandal
  • Botol air mineral untuk diisi air zam-zam pada saat kembali ke penginapan.
  • Kaca Mata Hitam dengan tali (Sunglasses)
  • Daftar nomor telepon teman, organisasi penyelenggara

Tips Sehat dan Bugar

  • Menyiapkan obat-obatan yang biasa dipakai
  • Minum air mineral yang banyak tetapi tidak minum minuman dingin.
  • Makan yang cukup dan teratur (terutama sayur dan buah-buahan)
  • Pakai masker atau kain penutup leher (syal)


Pengetahuan Tentang Haji

Hukum Menunaikan Ibadah Haji

Menunaikan ibadah haji hukumnya wajib bagi yang mampu sekali seumur hidup. Dalilnya adalah Al-Quran (QS Ali Imran (3):97 dan QS Al Hajj (22) 27-28


“Dan hanya karena Allah-lah haji ke Baitullah itu diwajibkan bagi manusia yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa yang kafir maka sesungguhnya Allah tidak butuh terhadap seluruh alam semesta (QS Ali Imron (3): 97)


“Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan dating kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang dating dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak”. (QS A-Hajj(22):27-28

Kapan Seseorang Harus Pergi Haji?

Sesungguhnya ibadah haji itu wajib ditunaikan bila telah terpenuhi lima syarat atau disebut Syarat Wajib Haji. Adapun syarat wajib haji adalah sebagai berikut :

1. Beragama Islam

2. Berakal sehat

3. Baligh

4. Merdeka (bukan budak)

5. Mampu


Rukun Haji

Yang dimaksud rukun haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji, dan jika tidak dikerjakan hajinya tidak sah. Adapun rukun haji adalah sebagai berikut:

1. Ihram, yaitu pernyataan mulai mengerjakan ibadah haji atau umroh dengan memakai pakaian ihram disertai niat haji atau umroh di miqat.
2. Wukuf, yaitu berdiam diri, dzikir dan berdo'a di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah.
3. Tawaf Ifadah, yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali, dilakukan sesudah melontar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Zulhijah.
4. Sa'i, yaitu berjalan atau berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 Kali, dilakukan sesudah Tawaf Ifadah.
5. Tahallul, yaitu bercukur atau menggunting rambut setelah melaksanakan Sa'i.
6. Tertib, yaitu mengerjakan kegiatan sesuai dengan urutan dan tidak ada yang tertinggal.


Wajib Haji

Wajib Haji adalah rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji sebagai pelengkap Rukun Haji, jika salah satu dari wajib haji ini ditinggalkan, maka hajinya tetap sah, namun harus membayar dam (denda). Yang termasuk wajib haji adalah :
1. Niat Ihram, untuk haji atau umrah dari Miqat Makani, dilakukan setelah berpakaian ihram.
2. Mabit (bermalam) di Muzdalifah, pada tanggal 9 Zulhijah (dalam perjalanan dari Arafah ke Mina).
3. Melontar Jumrah Aqabah, pada tanggal 10 Zulhijah yaitu dengan cara melontarkan tujuh butir kerikil berturut-turut dengan mengangkat tangan pada setiap melempar kerikil sambil berucap, “Allahu Akbar, Allahummaj ‘alhu hajjan mabruran wa zanban magfura(n)”. Setiap kerikil harus mengenai ke dalam jumrah jurang besar tempat jumrah.
4. Mabit di Mina, pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).
5. Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah, pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).
6. Tawaf Wada', yaitu melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Mekah.
7. Meninggalkan perbuatan yang dilarang saat ihram.


Sebelum Menuaikan Ibadah Haji sebaiknya:

  • Niat yang ikhlas, taubat yang sebenar-benarnya, mohon keridhoan dan doa, mengaji dan mengkaji.
  • Penuhi hak Allah: shalat, zakat, nadzar, kaffarat, fidyah
  • Selesaikanlah hak-hak dengan manusia seperti meminta maaf atas segala kekhilafan dan kesalahan, membayar hutang-hutang, menyelesaikan urusan-urusan yang masih belum terselesaikan dengan orang.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Sumber Tulisan :

Rangkuman dari narasumber sharing online: Ibu Mahmudah, Ibu Noerlena, Ibu Lely, Ibu Mira dan Ibu Ninin

Buku: Peta Perjalanan Haji dan Umrah (Panduan Lengkap dan Praktis Menjalankan Ibadah Haji dan Umrah Sejak dari Rumah Hingga Kembali Lagi. H.M. Jusuf Kalla.

Tuesday, January 17, 2012

Jurus Jitu Menghafal Al Qur'an

Judul Buku : Jurus Jitu Menghafal Al Qur’an

Jenis Buku : Buku Panduan Praktis

Penulis : Taufik Hamim Effendi Lc., MA

Penerbit : Tauhid media Center

Cetakan : II, Juli 2010

Tebal : 102 halaman

Anda masih ragu untuk memulai menghafal Al Qur'an? Anda mempunyai masalah dalam menghafal Al Qur'an? Anda ingin anak-anak Anda menjadi penghafal Al Qur'an? Anda ingin tahu kisah-kisah para penghafal Al Qur'an di masa lalu dan masa kini? Insya Allah buku ini jawabannya.

"Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur'an untuk diingat, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? "

(QS Al Qamar : 17, 22 , 32, 40)

Buku ini merupakan kumpulan tanya jawab atau konsultasi tahfidz di situs www.warnaislam.com yang dikelola oleh Ustadz Taufik Hamim. Kabarnya, atas permintaan banyak pihak, artikel-artikel tersebut dikumpulkan dan diedit kembali, kemudian dicetak menjadi sebuah buku. Jadi menurut saya, inilah salah satu kelebihan buku ini yaitu memuat panduan praktis, kiat-kiat, dan problematika dalam menghafal Al Qur’an. Kelebihan lain dari buku ini adalah kisah-kisah nyata para penghafal Al Qur’an yang juga disertakan sehingga dapat memotivasi para pembaca.

Buku ini berisi 20 topik bahasan atau tanya jawab. Dimana pada setiap bagiannya penulis menjelaskan secara detail dengan bahasa yang cukup bisa dipahami dan disertai penguat berupa dalil-dalil Al Qur’an/hadits dan kisah-kisah.

Judul-judul topik bahasannya adalah :

1. Di bawah naungan Al Qur’an. Menyampaikan kiat agar kita bisa merasakan kenikmatan hidup di bawah naungan Al Qur’an.

2. Jurus jitu menghafal Al Qur’an. Jurus jitu untuk menghafal Al Qur’an ini meliputi : Ikhlas sebagai kunci ilmu dan pemahaman, Menjauhi maksiat dan perbuatan dosa, Memanfaatkan masa kanak-kanak dan masa muda, Memanfaatkan waktu giat dan senggang, Memilih tempat yang tepat, Motivasi diri dan tekad yang benar, Memfungsikan semua indera, Menggunakan satu cetakan mushaf, Bacaan yang baik dan benar, Hafalan yang berikatan, Memahami makna yang dihafal, Hafalan yang baik, Memiliki bacaan yang berkesinambungan, Kuatkan hafalan dalam sholat, Menghafal sendiri sedikit manfaatnya, dan Teliti dalam membaca ayat-ayat yang mirip. Setiap jurus ini diuraikan dengan cukup jelas oleh penulis.

3. Belajar dan menghafal Al Qur’an di luar negeri. menjelaskan tentang cara melakukan setoran hafalan Qur’an online dan cara memotivasi anak menghafal Al Qur’an. Bagian ini sepertinya cocok dengan kondisi kita, sebagai muslimah yang tinggal di luar negeri. Insya Allah sarana ini bisa kita manfaatkan.

4. Tahfidz Qur’an untuk anak usia 6-8 tahun. Menjelaskan tentang beberapa metode/cara yang bisa diterapkan dalam mengajari anak usia 6-8 tahun dalam hal hafalan Al Qur’an. Kalau diamati metode ini memiliki pendekatan secara psikologis, teladan dari para ulama dan pengalaman penulis di lapangan.

5. Khusyu saat tilawah Al Qur’an. Menjelaskan tentang kiat khusyu dalam membaca Al Qur’an dan tadabbur.

6. Ingin menghafal Qur’an, tapi belum fasih. Menjelaskan pentingnya membenahi bacaan Al Qur’an sebelum menghafal Al Qur’an.

7. Belajar hifdzul Qur’an. Menguraikan tentang program/kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Muntada Ahlil Qur’an dan cara mengikutinya.

8. Adakah sosok penghafal Al Qur’an yang super sibuk? Menceritakan beberapa kisah para penghafal Al Qur’an yang memiliki banyak kesibukan dan sudah berumur.

9. Belajar dan menghafal Al Qur’an sendiri, mungkinkah? Menguraikan tentang berbagai sarana dalam belajar Al Qur’an dan anjuran untuk belajar dengan guru agar hasilnya lebih baik.

10. Doa qunut, sunah atau bid’ah? Menjelaskan tentang dasar hukum pelaksanaan qunut dan pendapat dari berbagai madzhab.

11. Belajar Al Qur’an : Bahasa Arab bahasa penghuni sorga? Menjelaskan tentang keutamaan bahasa Arab.

12. Basmalah, ayat Fatihah atau bukan? Menguraikan pendapat-pendapat para ulama fikih terkait basmalah.

13. Jurus jitu menjaga hafalan biar tidak cepat hilang. Jurus jitu untuk menjaga hafalan Al Qur’an ini meliputi : Pengaturan waktu, Menyediakan waktu khusus, Wirid Al Qur’an, Menjadi imam sholat, Mengajarkan orang lain, Mendengarkan bacaan orang lain, Mendengarkan kaset atau CD Al Qur’an, Membaca sejarah para penghafal Al Qur’an, Biasakan membaca tanpa melihat mushaf, Menjauhi kemaksiatan. Setiap jurus ini diuraikan dengan cukup detail oleh penulis.

14. Umur 66 tahun bisa hafal Qur’an? Menjelaskan bahwa usia bukanlah halangan untuk menghafal Al Qur’an disertai dengan beberapa contoh kisah penghafal Al Qur’an yang tidak lagi berusia muda.

15. Cara tepat mengajari anak hafal Al Qur’an.

16. Kiat mengajar anak tahfidz dalam target. Menjelaskan tentang cara menjadikan anak-anaknya masuk dalam barisan para penghafal Al Qur’an.

17. Tahfidz untuk anak 4 tahun. Menjelaskan tentang beberapa metode/cara yang bisa diterapkan dalam mengajari anak usia 4 tahun dalam hal hafalan Al Qur’an. Kalau diamati metode ini memiliki pendekatan secara psikologis, teladan dari para ulama dan pengalaman penulis di lapangan.

18. Menghafal Qur’an susah banget. Menjelaskan tentang beberapa tahap agar dimudahkan dalam menghafal Al Qur’an.

19. Kiat menghafal surat-surat pendek.

20. Urgensi mempelajari bahasa Arab. Menjelaskan tentang pentingnya belajar bahasa Arab dan dilengkapi kisah-kisah yang menunjukkan bahwa bahasa Arab itu penting.

Demikianlah resensi dari buku ini. Semoga kita berkesempatan untuk membaca buku yang sangat bermanfaat ini dan mengambil hikmahnya. Pada akhirnya, kita bermohon agar Allah menjadikan kita sebagai salah satu "penjaga" Al Qur’an. (ER)


Thursday, December 1, 2011

Mbak Tamy dan Nasi Tumpeng


Mbak Tamy, panggilan akrab wanita bernama lengkap Prapti Utami, akhir-akhir ini selalu dikaitkan dengan “Tumpeng”. Ada apa gerangan? Oo…ternyata beberapa waktu yang lalu dia baru saja meluncurkan buku perdananya yang berjudul “Nasi Tumpeng in 10 Recepten”. Subhanalloh…hebat ya muslimah yang satu ini.

Jatuh cinta pada “dunia masak-memasak”

Wanita yang lahir di Sleman ini “hijrah” ke Belgia sejak tahun 2000. Meski tinggal di Belgia, selera makannya tetap selera nusantara. Keinginannya untuk tetap mengkonsumsi masakan Indonesia meski tinggal di sini inilah yang akhirnya menuntutnya untuk belajar, mencoba dan mempraktekkan resep-resep masakan yang ada. Hal ini kemudian menjadi hobi dan berlanjut sampai sekarang.

Beberapa tahun belakangan, ibu dari Yoga (10 th) dan Bella (5 th) ini mulai suka dunia fotografi, dimana obyek yang paling mudah dijeprat-jepret adalah benda mati, seperti makanan. Dari situlah dia sering mencoba masak untuk sekedar diambil gambarnya, setelah itu di-share lewat blog, multiply, flicker, dan sekarang FB. Dari situ, banyak teman-temannya yang tahu dan akhirnya memesan aneka makanan padanya. Beberapa foto dan resep kue/masakannya juga ada di detikfood.com dan di blog muslimah Indo belgia. Dengan apa yang telah dilakukannya, dia tidak khawatir pesanannya berkurang karena rejeki kita telah diatur oleh Allah yg Maha Membagi Rejeki.

Hal lain yang melatar-belakangi mbak Tamy mengirimkan resep-resepnya ke situs yang menyajikan berbagai tulisan tentang makanan dan sekaligus komunitas pecinta kuliner ini, adalah selain ingin berbagi ilmu, juga ingin menambah pengalaman dan mencari komunitas sesama pecinta kuliner Indonesia.

Awal Penulisan Buku Resep

Alhamdulillah, mungkin inilah berkah yang dia terima dengan “berbagi” resep. Salah seorang temannya yang juga tinggal di Belgia, menawarkan kerjasama untuk membuat buku resep pada Mbak Tamy, setelah melihat resepnya yang masuk ke detikfood. Temannya dan suaminya, yang berkewarganegaraan Belgia, bekerja di sebuah perusahaan penerbitan yang berkantor di Ghent, Belgia. Alhamdulillah, bak gayung bersambut, Mbak Tamy, yang memang suka menulis resep, merasa sangat tertantang sehingga langsung menyetujui tawaran ini.

Meski sudah beberapa kali menulis resep dan meng-upload-nya di blog pribadi maupun mengirimkan ke situs lain, tetap saja ia masih menghadapi kendala di awal penulisan buku resep ini. Di awal pengerjaan proyek penulisan ini, ada hal-hal yang membuatnya maju mundur. Biasalah...ketika kita akan berbuat kebaikan, pasti ada hal-hal yang menguatkan dan melemahkan. Alhamdulillah, di saat seperti inilah salah seorang sahabatnya yang memberikan dukungan terhadapnya dengan selalu berkata, “Tamy, kamu pasti bisa”. Hal inilah yang membuatnya kembali bersemangat, apalagi suami dan anak-anaknya juga memberi dukungan penuh.

Kesulitan lain yang juga ia hadapi adalah dalam pengambilan gambar (foto makanan). Beberapa fotonya banyak yang gagal saat dicetak. Resep-resep yang dibukukannya ini juga harus melalui test food. Untuk apa? Karena pemasaran buku ini di luar negeri, jadi bahan dan bumbu yang digunakan dibuat sesederhana mungkin dengan tanpa mengurangi rasa dan ciri khasnya, meski ada sedikit penyesuaian dengan lidah orang di sini. Hal ini jugalah yang pada akhirnya menjadi kelebihan buku ini dibandingkan dengan buku resep yang lain.

Proses penulisan buku ini ternyata cukup simple. Mbak Tamy hanya menuliskan resep-resepnya (dalam bahasa Indonesia) dan menyediakan foto-fotonya. Proses penerjemahan (ke dalam bahasa Belanda), desain dan editing, sampai mencetak menjadi tugas dari penerbit.


Buku “Nasi Tumpeng in 10 Recepten”

Alhamdulillah, buku ini telah di-launching tgl 30 Oktober 2011 dalam sebuah acara Boekenbeurs 2011 di Antwerpen. Pengunjung yang hadir saat itu memberikan respon yang cukup baik dan antusias untuk menikmati “Tumpeng” nasi kuningnya. Selanjutnya, jika ingin memiliki buku ini, bisa menghubungi langsung Mbak Tamy atau penerbitnya.

Dengan terbitnya buku resep ini, Mbak Tamy berharap ia dapat ikut berpartisipasi dalam memperkenalkan masakan Indonesia di Belgia khususnya. Bagi dia sendiri, banyak keuntungan yang telah ia dapatkan. Di antaranya adalah semakin terbukanya pintu rizkinya (pesanan meningkat dan pelanggan bertambah) dan semakin tumbuh rasa percaya dirinya untuk terus berkarya.Bahkan saat ini, Mbak Tamy juga sedang menyiapkan buku keduanya tentang aneka jajanan Indonesia. Semoga sukses ya...

Semoga Mbak Tamy tetap rendah hati dengan kesuksesan yang telah diraihnya, tetap bersemangat untuk terus berkarya, dan semoga semakin mensyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan. Semoga kisah Mbak Tamy ini bisa menginspirasi kita para muslimah, untuk terus berkarya di bidang kita masing-masing. (ER)

Saturday, October 22, 2011

Setiap mukmin itu bersaudara



Sahabat MULIA,

Alhamdulillah pada hari Sabtu kemarin, 22 Oktober 2011, pengajian KPMI berlangsung semarak dan khidmat. Acara diawali dengan pelepasan warga KPMI yang akan berangkat haji, yaitu Bu Mahmudah dan Bu Noerlena. kemudian Ust. Umar memimpin pembacaan do'a atas meninggalnya ibu mertua dari Pak Heri, salah satu warga KPMI, dan juga do'a untuk putri dari Bapak Dubes Arif Havas yang sedang berulang tahun. Kemudian, sampailah pada acara inti yaitu penyampaian tausyiah.

Pada kesempatan ini, tausyiah disampaikan oleh Bpk Mustafa Kamal, Anggota DPR RI yang sekaligus ketua Fraksi PKS. Beliau kebetulan berada di Belgia untuk mengunjungi keluarga dan sehari sebelumnya beliau menghadiri International Conference di Leiden, Belanda.

Sahabat MULIA,

Dalam tausyiahnya, beliau mengingatkan bahwa setiap mukmin itu adalah bersaudara. Sesama saudara bukan tidak mungkin terjadi perselisihan atau kesalah-pahaman. Jika terjadi demikian, maka Islam menganjurkan agar kita ber-islah (melakukan perbaikan) dan dengan saling memaafkan.

“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat.”
(QS Al Hujurat 10)

Dalam kesempatan itu, beliau pun menyampaikan bahwa cukup "tersentuh" dengan sambutan warga KPMI yang akan berangkat haji, yang memohon maaf kepada warga KPMI yang lain, dengan harapan agar "kepergiannya" ke tanah suci benar-benar tenang dan tidak berselimut dosa. Oleh karena itu, beliau sangat menganjurkan agar kita menjadi orang yang pemaaf.

sebagaimana firman Allah :
"........dan hendaklah mereka suka memaafkan dan berlapang dada, tiadakah kamu suka (jika) Allah akan memberi keampunan kepada kamu? Allah adalah Maha Pengampn dan Maha Penyayang."
(QS an-Nur:22)


Sahabat MULIA,

Sebagai sesama saudara, kita pun dianjurkan untuk saling menasehati dalam kebenaran, kebaikan dan kesabaran.

sebagaimana firman Allah :

"Demi masa. Sesungguhya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran."

(QS. Al-Ashr : 1-3)


Kebenaran adalah segala sesuatu yang haq, berasal dari Allah. Kebaikan adalah segala sesuatu yang tidak melanggar aturan Allah, termasuk apa-apa yang diperintahkan/dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Kesabaran dalam Islam itu adalah salah satu sifat orang beriman dan tidaklah bermakna suatu kekalahan atau kelemahan. Berdasarkan firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 146, dapat disimpulkan bahwa sifat orang yang sabar adalah :
1. Tidak menjadi lemah / مَا وَهَنُوا
2. Tidak patah semangat /
مَا ضَعُفُوا
3. Tidak menyerah kepada musuh /
مَا اسْتَكَنُوا

Kesabaran itu sendiri tiada batasnya, dan musti harus diupayakan dengan sungguh-sungguh dengan azzam yang kuat dan tawakkal pada Allah.

Dari tausyiah yang disampaikan tersebut, hikmah yang bisa kita ambil adalah bahwa kita sesama muslim itu bersaudara. Maka kita harus berusaha menunaikan hak-hak persaudaraan ini, diantaranya adalah dengan saling memaafkan dan saling menasehati.(ER)

wallohu a'lam

sumber gambar : http://nazratulhusna.wordpress.com

Friday, July 22, 2011

Ramadhan Card

Assalamu'alaykum wr wb

Sahabat MULIA,

Tak terasa bulan Ramadhan yang mulia akan segera tiba
Mari kita sambut dengan suka cita

Untuk ikut meramaikan penyambutan bulan suci Ramadhan, kami mengajak semua sahabat untuk membuat kreasi "Kartu Ramadhan".

Inilah beberapa karya yang sudah masuk ke kami...



Subhanalloh... bagus-bagus kan? Kami ucapkan jazakumullohu khoiron katsir bagi sahabat yang sudah mengirimkan hasil karyanya.

Silakan bagi yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan "kartu" hasil karyanya ke email kami : muslimahindobelgia@yahoo.com

Akhir kata, kami -Tim MULIA- mengucapkan :

Mohon maaf lahir batin
dan
Selamat menunaikan ibadah di bulan Ramadhan 1432 H

Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita


Wassalamu'alaykum wr wb